MASUK DENGAN AKUN

Gunakan username dan password akun anda untuk login.

LUPA PASSWORD?

Gunakan form dibawah ini untuk meminta perubahan password.

BELUM MEMILIKI AKUN?

Daftar disini jika anda belum memiliki akun.

TANYA KAMI SOAL PAJAK

Anda bingung dengan perhitungan pajak anda? Bingung menghadapi penerapan aturan pajak? Atau masalah-masalah pajak lainnya? Jangan khawatir, ajukan pertanyaan anda disini. Konsultan pajak professional kami akan membantu memberikan jawaban dan saran atas pertanyaan anda.

Hi John, apa yang bisa kami bantu hari ini?

Tulis kan pertanyaan kamu di bawah ini. Gunakan penulisan yang baik dan jelas untuk memudahkan kami mengerti kebutuhan anda.

TERIMA KASIH ATAS PERTANYAAN ANDA

Kami sudah menerima pertanyaan anda. Mohon bersabar, team kami akan mempelajari pertanyaan yang anda kirimkan, dan menghubungi anda kembali dengan jawaban atas pertanyaan anda.

Hubungi kami di +62.21.22604519 untuk respon cepat.

Pajak atas Biaya Pengobatan untuk Karyawan Perusahaan

Saya ingin menanyakan mengenai biaya pengobatan karyawan bagi perusahaan. Apakah pengobatan karyawan itu bisa dibiayakan untuk mengurangi laba atau tidak?. Karena untuk biaya pengobatan Direktur dan Komisaris sering meminta klaim kepada perusahaan atas biaya pengobatan baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Mohon penjelasannya, terimakasih.

Jakarta

Terima kasih atas pertanyaan yang disampaikan kepada kami. Jadi untuk menentukan apakah Biaya Pegawai boleh dibebankan sebagai biaya (DE/Deductibe Expense) atau tidak boleh dibebankan sebagai biaya (NDE/Non Deductible Expense), maka aturan yang mengatur mengenai hal tersebut yaitu diatur di Pasal 6 dan Pasal 9 UU PPh (UU Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan).

Didalam Pasal 6 UU PPh menyebutkan biaya-biaya yang boleh dibebankan sebagai biaya (Deductible Expense) sedangkan Pasal 9 UU PPh adalah pasal yang menyebutkan biaya-biaya yang tidak boleh dibebankan untuk mengurangi laba perusahaan atau Non Deductibe Expense.

Mengenai perlakuan Pajak Penghasilan atas biaya pegawai apabila Biaya Pegawai yang uangnya diberikan secara langsung kepada pegawai dapat dibebankan sebagai biaya di SPT Tahunan PPh perusahaan (DE). Ini dapat dilihat pada Pasal 6 ayat (1) huruf a angka 2 UU PPh yang menyebutkan bahwa biaya berkenaan dengan pekerjaan atau jasa termasuk upah, gaji, honorarium, bonus, gratifikasi, dan tunjangan yang diberikan dalam bentuk uang.

Maka Pengeluaran-pengeluaran sehubungan dengan pekerjaan yang boleh dikurangkan dari penghasilan bruto harus dilakukan dalam bentuk uang. Pengeluaran yang dilakukan dalam bentuk natura atau kenikmatan, misalnya fasilitas menempati rumah dengan cuma-cuma, tidak boleh dibebankan sebagai biaya, dan bagi pihak yang menerima atau menikmati bukan merupakan penghasilan. Namun, pengeluaran dalam bentuk natura atau kenikmatan tertentu sebagaimana diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf e, boleh dibebankan sebagai biaya dan bagi pihak yang menerima atau menikmati bukan merupakan penghasilan. Kecuali untuk didaerah tertentu yang mana memang tidak terdapat fasilitas infrastruktur yang memadai untuk fasilitas kepada karyawan misalnya mess karyawan untuk daerah terpencil itu bisa menjadi biaya perusahaan.

Adapun bagi karyawan atas Penggantian atau imbalan dalam bentuk natura atau kenikmatan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa merupakan tambahan kemampuan ekonomis yang diterima bukan dalam bentuk uang. Penggantian atau imbalan dalam bentuk natura seperti beras, gula, dan sebagainya, dan imbalan dalam bentuk kenikmatan, seperti penggunaan mobil, rumah, dan fasilitas pengobatan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

Jadi untuk perusahaan, apabila biaya pengobatan karyawan dimasukkan kedalam bentuk tunjangan uang kesehatan bagi karyawan maka biaya tunjangan kesehatan merupakan objek PPh Pasal 21 bagi karyawan dan atas biayanya bagi perusahaan merupakan biaya yang dapat dibebankan untuk mengurangi penghasilan kena pajak (deductibe expense). Namun bila pengobatan karyawan dimasukkan kedalam biaya pengobatan, maka bukan merupakan objek PPh Pasal 21 dan bagi perusahaan biaya pengobatan tersebut tidak dapat dibebankan (non deductible expense). Nantinya pada saat perhitungan di SPT Tahunan PPh Badan dilakukan koreksi fiskal positif.

Demikianlah penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

The Mansion Kemayoran.
Cluster Bougenville, Tower Fontana lantai 17 Zona 2 Ruang 17G2,
Jl. Trambesi Blok D. Komp Bandar Baru, Kemayoran. Jakarta Utara 14410

Phone. +62.21.22604519
Fax. +62.21.22604520

Copyright © 2016-2019, ATS Konsultama
Website by PandavaMedia